SEJARAH SISTEM OPERASI
SEJARAH
DOS,WINDOWS,MAC,LINUX,dan ANDROID
Pengertian dan Sejarah DOS
DOS kepanjangan dari Disk
Operating System merupakan sistem operasi yang digunakan di komputer pribadi,
dengan media penyimpanan berupa disk (sebelum adanya hardisk) atau dikenal
dengan nama disket.
Sistem operasi DOS menggunakan CUI (Character User Interface)
atau antarmuka dengan pengguna berbasis text dan saat ini telah
tergantikan/diperbaharui dengan adanya windows versi 9x, Me, 2000, XP, dan
sebagainya yang berbasiskan GUI (Grapical User Interface).
Sistem operasi ini juga bersifat single-tasking (hanya dapat
menjalankan satu program pada satu waktu saja), menjalankan prosesor pada modus
real (real mode), dan hanya dapat mendukung satu pengguna dalam satu waktu
(single user).
Sejarah Perkembangan DOS
DOS 1.0
PC-DOS 1.0 merupakan versi DOS pertama kali yang dibuat oleh Microsoft Corp. yang hak ciptanya dibeli oleh IBM Corp. Dimana kumunculan DOS ini dihubungkan dengan permintaan IBM atas pembuatan komputer PC pertama yang bernama IBM-PC.
DOS 1.0
PC-DOS 1.0 merupakan versi DOS pertama kali yang dibuat oleh Microsoft Corp. yang hak ciptanya dibeli oleh IBM Corp. Dimana kumunculan DOS ini dihubungkan dengan permintaan IBM atas pembuatan komputer PC pertama yang bernama IBM-PC.
Versi DOS ini masih sangat sederhana dan kemampuanya terbatas.
Oleh sebab itu diperbaiki dengan diterbitkanya versi 1.1 . Pada versi perbaikan
ditambahkan kemampuan untuk mengakses disk drive dengan kapasitas 320KB.
DOS 2.0
Produk PC-DOS 2.0 yang dikeluarkan pada bulan Maret 1983 bersama munculnya komputer baru bernama PC/XT dari IBM. Karena versi 2.0 mempunyai beberapa kesalahan ( bug ), maka diperbaiki pada versi 2.10. Pada akhir tahun 1983, pihak Microsoft selaku pembuat DOS sebenarnya (yang lisensinya dibeli IBM), juga mengeluarkan versi yang diberi nama MS-DOS 2.11.
Produk PC-DOS 2.0 yang dikeluarkan pada bulan Maret 1983 bersama munculnya komputer baru bernama PC/XT dari IBM. Karena versi 2.0 mempunyai beberapa kesalahan ( bug ), maka diperbaiki pada versi 2.10. Pada akhir tahun 1983, pihak Microsoft selaku pembuat DOS sebenarnya (yang lisensinya dibeli IBM), juga mengeluarkan versi yang diberi nama MS-DOS 2.11.
Berbeda dengan PC-DOS 2.10, disini terdapat perintah yang tidak
terdapat pada PC-DOS, yaitu perintah COUNTRY yang berguna untuk mengeset
operasi tunggal dan jam yang berlaku pada suatu negara.
DOS 3.0
Seiring dengan dimunculkannya komputer jenis PC-AT (Advanced Technology) tahun 1984, telah diterbitkan PC-DOS 3.0 dan MS-DOS 3.05. Dimana versi ini mendukung pemakaian disk drive kapasitas 1.2 MB dan pemakaian disk memori yang disebut Virtual Disk atau RAM Disk dengan menggunkan extended memory yang mana belum dapat dipakai langsung oleh DOS versi ini.
Seiring dengan dimunculkannya komputer jenis PC-AT (Advanced Technology) tahun 1984, telah diterbitkan PC-DOS 3.0 dan MS-DOS 3.05. Dimana versi ini mendukung pemakaian disk drive kapasitas 1.2 MB dan pemakaian disk memori yang disebut Virtual Disk atau RAM Disk dengan menggunkan extended memory yang mana belum dapat dipakai langsung oleh DOS versi ini.
DOS 3.1
Karena pada versi 3.0 ada sedikit bug, maka pada Maret 1985, secara bersamaan pihak IBM dan Microsoft mengeluarkan versi baru mereka yaitu PC-DOS 3.1 dan MS-DOS 3.1. Kelebihan versi ini adalah mendukung pemakaian sistem jaringan komputer (network).
Karena pada versi 3.0 ada sedikit bug, maka pada Maret 1985, secara bersamaan pihak IBM dan Microsoft mengeluarkan versi baru mereka yaitu PC-DOS 3.1 dan MS-DOS 3.1. Kelebihan versi ini adalah mendukung pemakaian sistem jaringan komputer (network).
DOS 3.2
Pada akhir tahun 1985, pihak IBM memperkenalkan komputer jinjing (laptop), untuk mendukung pengoperasiannya dikeluarkan PC-DOS 3.2 yang mampu memanfaatkan disk drive dengan ukuran 3.5 inci ukuran 720 KB yang biasanya dipakai pada komputer laptop. Dan Microsoft mengeluarkan versi yang sama pada bulan Januari tahun berkut.
Pada akhir tahun 1985, pihak IBM memperkenalkan komputer jinjing (laptop), untuk mendukung pengoperasiannya dikeluarkan PC-DOS 3.2 yang mampu memanfaatkan disk drive dengan ukuran 3.5 inci ukuran 720 KB yang biasanya dipakai pada komputer laptop. Dan Microsoft mengeluarkan versi yang sama pada bulan Januari tahun berkut.
DOS 3.3
Pada pertengahan tahun 1987, dikeluarkan PC-DOS 3.30 dan MS-DOS 3.30, yang mana merupakan DOS yang paling banyak pemakainya di Indonesia, karena pada saat itu kita sedang gencar-gencarnya belajar komputer. Hingga kini masih banyak pemakai komputer yang menggunkan DOS versi ini. Kemampuan barunya adalah dapat mengakses hard disk sebanyak 30MB.
Pada pertengahan tahun 1987, dikeluarkan PC-DOS 3.30 dan MS-DOS 3.30, yang mana merupakan DOS yang paling banyak pemakainya di Indonesia, karena pada saat itu kita sedang gencar-gencarnya belajar komputer. Hingga kini masih banyak pemakai komputer yang menggunkan DOS versi ini. Kemampuan barunya adalah dapat mengakses hard disk sebanyak 30MB.
Sebenarnya di Eropa dan Amerika, versi ini mendapat saingan
ketat dari sistem operasi baru yaitu OS/2 (Operating System 2) yang kusus
diciptakan untuk pemakai komputer PS/2 (Personal System 2), namun karena
keadaan OS/2 terjepit antara kemampuan DOS dan UNIX, maka OS/2 jumlah
pemakainya stingkat dibawah DOS.
DOS 4.0
Pada bulan Juli 1988 terbit PC-DOS 4.0 dan beberapa bulan berikutnya tepatnya Desember, terbit versi perbaikannya PC-DOS 4.01 dan MS-DOS 4.01. Disini ada fasilitas baru yang dinamakan program Shell untuk mengontrol kerja komputer dengan sistem menu, dan dikenalkan sistem label serial number untuk disk yang baru diformat.
Pada bulan Juli 1988 terbit PC-DOS 4.0 dan beberapa bulan berikutnya tepatnya Desember, terbit versi perbaikannya PC-DOS 4.01 dan MS-DOS 4.01. Disini ada fasilitas baru yang dinamakan program Shell untuk mengontrol kerja komputer dengan sistem menu, dan dikenalkan sistem label serial number untuk disk yang baru diformat.
Mulai versi ini ukuran file sistem DOS seperti IBMBIO.COM/
IO.SYS, IBMDOS.COM/ MSDOS.SYS, dan COMMAND.COM pada satu disket makin
membengkak, menjadikan sempit ruang disket itu sendiri. Karena itu,lebih baik
menggunkan disket dengan kapasitas 360 KB.
DOS 5.0
Pertengahan tahun 1991 muncul PC-DOS 5.0 dan MS-DOS 5.0. Pada versi ini, pemakaian memori yang semula masih agak membingungkan telah diperbaiki, disamping penambahan fasilitas program bantu yang mana merupakan kerja sama dengan perusahaan Central Point Inc. pembuat program MIRROR, UNDELETE dan UNFORMAT.
Pertengahan tahun 1991 muncul PC-DOS 5.0 dan MS-DOS 5.0. Pada versi ini, pemakaian memori yang semula masih agak membingungkan telah diperbaiki, disamping penambahan fasilitas program bantu yang mana merupakan kerja sama dengan perusahaan Central Point Inc. pembuat program MIRROR, UNDELETE dan UNFORMAT.
DOS 6.0
Pada bulan Maret 1993, Microsoft memperkenalkan MS-DOS 6.0. Mulai versi ini pemakaian PC-DOS semakin berkurang, dimana semua pemakai komputer lebih cenderung memakai MS-DOS daripada PC-DOS, ini dikarenakan versi dari Microsoft lebih luwes untuk digunakan pada berbagai PC, dibandingkan PC-DOS yang beberapa perintahnya hanya jalan bila PC anda buatan IBM murni.
Pada bulan Maret 1993, Microsoft memperkenalkan MS-DOS 6.0. Mulai versi ini pemakaian PC-DOS semakin berkurang, dimana semua pemakai komputer lebih cenderung memakai MS-DOS daripada PC-DOS, ini dikarenakan versi dari Microsoft lebih luwes untuk digunakan pada berbagai PC, dibandingkan PC-DOS yang beberapa perintahnya hanya jalan bila PC anda buatan IBM murni.
Pada versi ini juga ditambahkan beberapa utility baru dan
perintah-perintah konfigurasi sistem termasuk memori extended memory lebih
mudah. Untuk utility yang ditambahkan sudah terkenal, seperti MSAV (Microsoft
Anti Virus) yang merupakan kerjasama dari CPAV (Central Point Anti Virus),
DoubleSpace yang berguna untuk melipatgandakan isi media penyimpanan dll.
Versi ini untuk memperbaiki versi 6.0, dimana terdapat perbaikan
pada utility DoubleSpace, dan manajemen memori. Selain itu ada tambahan
perintah baru seperti fasilitas MOVE, dan tampilan daftar file (directory) yang
lebih mudah dibaca.
DOS 6.2
Pada versi ini terdapat perbaikan isi file DOS versi 6.0 dan 6.2, terutama file DOUBLESPACE sudah dihilangkan, karena ada perselisihan dengan pihak pembuat program pemampat data Stacker.
DOS under Microsoft Windows (DOS 7.0 ke atas)
Pada versi ini terdapat perbaikan isi file DOS versi 6.0 dan 6.2, terutama file DOUBLESPACE sudah dihilangkan, karena ada perselisihan dengan pihak pembuat program pemampat data Stacker.
DOS under Microsoft Windows (DOS 7.0 ke atas)
Sejak diperkenalkanya sistem operasi Microsoft Windows,
pemakaian sistem operasi DOS mulai berkurang, karena tampilan yang lebih
menarik (GUI). Tetapi untuk menjembatani pemakai aplikasi yang masih
menggunakan tampilan teks pada DOS, maka DOS ini masih dipertahankan.
Apa Sih MS DOS Itu ?
Sebelumnya Assalamu’alaikum
Wr Wb . Selamat pagi,siang,sore,malam ! Kali ini saya akan mengajak sobat semua
untuk membahas tentang MS
DOS .
Mengenal MS DOS – Jika sebelumnya
Micro Cyber 2 sudah pernah membahas mengenai pengertian dan sejarah dos, kali tentang MS-DOS dibawah
sistem Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan command prompt. Dimana
sebelumnya sudah dijelaskan bahwa DOS 6.22 dibuat untuk memperbaiki isi file
DOS versi 6.0 dan 6.2, terutama file doublespace sudah dihilangkan.
Utilitas MS-DOS
1. Drivespace
untuk mengkompresi disk dan digunakan untuk menyimpan informasi untuk file yang dikompres dalam format yang berbeda, sehingga kapasitasnya minimal menjadi dua kali sebelumnya.
2. Scandisk
untuk mendiagnosa dan memperbaiki disk yang rusak baik dikompressi atau tidak. Memperbaiki crosslink dan cluster yang hilang serta memperbaiki kerusakan pisik disk.
3. Smartdrive
untuk mempercepat proses kerja sistem khususnya pada saat pengolahan file atau data-data pada harddisk.
4. Defrag
untuk menata ulang letak file dan direktori agar sistem operasi dapat lebih cepat dalam menemukan pencarian suatu data dalam suatu file.
1. Drivespace
untuk mengkompresi disk dan digunakan untuk menyimpan informasi untuk file yang dikompres dalam format yang berbeda, sehingga kapasitasnya minimal menjadi dua kali sebelumnya.
2. Scandisk
untuk mendiagnosa dan memperbaiki disk yang rusak baik dikompressi atau tidak. Memperbaiki crosslink dan cluster yang hilang serta memperbaiki kerusakan pisik disk.
3. Smartdrive
untuk mempercepat proses kerja sistem khususnya pada saat pengolahan file atau data-data pada harddisk.
4. Defrag
untuk menata ulang letak file dan direktori agar sistem operasi dapat lebih cepat dalam menemukan pencarian suatu data dalam suatu file.
Organisasi File Pada Disk
Pada disket standar DOS, daerah pada disket dibagi menjadi 4 daerah utama, yakni:
Pada disket standar DOS, daerah pada disket dibagi menjadi 4 daerah utama, yakni:
1. Boot Sector
Daerah pertama dari disk (sector no.0) yang selalu diakses pada saat pembacaan disk, berisikan keterangan jenis disk dan program untuk proses boot komputer.
2. Root Directory
Daerah yang berisikan daftar nama file.
3. FAT ( File Allocation Table)
Daerah berisi peta yang mengatur sekaligus menyimpan letak beserta alamat data dari file pada disket.
4. Data Area
Daerah berisikan data-data dari file yang tercatat pada Root Directory.
Daerah pertama dari disk (sector no.0) yang selalu diakses pada saat pembacaan disk, berisikan keterangan jenis disk dan program untuk proses boot komputer.
2. Root Directory
Daerah yang berisikan daftar nama file.
3. FAT ( File Allocation Table)
Daerah berisi peta yang mengatur sekaligus menyimpan letak beserta alamat data dari file pada disket.
4. Data Area
Daerah berisikan data-data dari file yang tercatat pada Root Directory.
Baik disket atau harddisk didalamnya terdapat sebuah daftar file
(root directory) yang berisikan nama file (berkas/arsip). Dimana untuk
membedakannya diperlukan penamaan unik, yaitu diberikab identitas ( name ) dan
perluasan (extention).
Setiap file maksimal terdiri dari 11 karakter, dimana terdiri
dari nama file yang jumlahnya karakternya antara 1 s/d 8, dan perluasan yang
jumlah karakternya antara 1 s/d 3. Untuk keduanya dipisahkan dengan karakter
titik (.) . Berikut contoh nama file yang diperbolehkan

Memulai DOS dan Proses Booting
Untuk memulai sistem operasi DOS nyalakan komputer (Booting) anda dengan dua cara yakni :
Untuk memulai sistem operasi DOS nyalakan komputer (Booting) anda dengan dua cara yakni :
1. Cold Boot, proses boot untuk
pertama kali saat power komputer belum dinyalakan atau ditekan tombol reset
pada cpu komputer. Pada proses ini terjadi perhitungan memori dan pemeriksaan
kesiapan peralatan komputer.
2. Warm Boot, proses boot yang terjadi saat komputer masih menyala. Proses ini dilakukan dengan menekan tombol dan tidak terjadi perhitungan memori.
2. Warm Boot, proses boot yang terjadi saat komputer masih menyala. Proses ini dilakukan dengan menekan tombol dan tidak terjadi perhitungan memori.
Bila disk komputer yang digunakan untuk boot tidak mengandung
file sistem DOS, maka akan ditampilkan pesan :
– Non-System disk or disk error
– Replace and strike any key when ready.
atau pesan yang sejenisnya. Tetapi bila disk anda berisikan file sistem DOS, maka akan ditampilkan pesan memulai pemuatan sistem operasi ke memori komputer, seperti berikut:
– Replace and strike any key when ready.
atau pesan yang sejenisnya. Tetapi bila disk anda berisikan file sistem DOS, maka akan ditampilkan pesan memulai pemuatan sistem operasi ke memori komputer, seperti berikut:
Starting MS-DOS… atau Starting Windows…
Setelah itu akan ditampilkan pembuat sistem operasi DOS beserta versinya, sebagai contoh :
Setelah itu akan ditampilkan pembuat sistem operasi DOS beserta versinya, sebagai contoh :
Microsoft (R) MS-DOS (R) Version X.XX
(C) Copyright Microsoft Corp. 1991-199x.
A:\>_
(C) Copyright Microsoft Corp. 1991-199x.
A:\>_
Tepat dibawahnya adalah petunjuk berupa di drive mana anda aktif
sekarang, dan mulai mengetikkan perintah di posisi kursor saat itu. petunjuk
ini dinamakan PROMPT DOS.
Bila anda melihat proses diatas, sejak dimasukkanya disket,
menyalakan komputer hingga selesai menset jam. Sebenarnya banyak sekali
perintah yang telah dikerjakan oleh komputer, pekerjaan ini disebut BOOTING.
Singkatnya pertama-tama komputer akan memeriksa chip memori, dan
melaporkan jumlah memori yang terpasang berupa bilangan dari 0 hingga 640 atau
lebih. Kemudian komputer memeriksa peralatan, bila terdapat kesalahan, maka
komputer akan melaporkan dengan kode atau bunyi tertentu.
Lalu komputer membaca sector pertama (sector no.0/Boot Sector)
dari media penyimpanan atau harddisk. Dimana didalam sector pertama tersebut
berisi program mengaktifkan file sistem IBMBIO.COM dan IBMDOS.COM (untuk IBM
PC-DOS) atau IO.SYS dan MSDOS.SYS (untuk MS-DOS). Bila kedua file tersebut
tidak diketemukan, maka akan keluar pesan
“Non-system disk or error disk Replace and strike any key when
ready”
Tetapi bila ada, kedua file itu akan diaktifkan dan dipindah ke memori, dimana file-file tersebut selanjutnya akan dijalankan oleh komputer. Kemudian baru mencari file COMMAND.COM, dimana file terakhir ini berisikan perintah INTERNAL DOS yang akan mengendalikan komputer. Proses selanjutnya adalah proses pengisian tanggal dan jam bila tidak ditemukan file AUTOEXEC.BAT
Tetapi bila ada, kedua file itu akan diaktifkan dan dipindah ke memori, dimana file-file tersebut selanjutnya akan dijalankan oleh komputer. Kemudian baru mencari file COMMAND.COM, dimana file terakhir ini berisikan perintah INTERNAL DOS yang akan mengendalikan komputer. Proses selanjutnya adalah proses pengisian tanggal dan jam bila tidak ditemukan file AUTOEXEC.BAT
Berikut ini contoh sebuah tampilan lingkungan kerja sistem
operasi MS-DOS yang berada dibawah sistem operasi Microsoft Windows XP.
sumber:
http://microcyber2.blogspot.co.id/2014/03/pengertian-dan-sejarah-dos.html
dan
http://microcyber2.blogspot.co.id/2014/03/mengenal-ms-dos.html
SISTEM OPERASI WINDOWS DAN SEJARAHNYA
Awal
perkembangan windows
Microsoft Windows atau lebih dikenal dengan sebutan Windows adalah
keluarga sistem operasi komputer pribadi yang
dikembangkan oleh Microsoft yang menggunakan antarmuka dengan
pengguna berbasis grafik (graphical user interface).
Sistem
operasi Windows telah berevolusi dari MS-DOS, sebuah sistem operasi yang berbasis modus
teks dan command-line. Windows versi pertama, Windows Graphic Environment 1.0
pertama kali diperkenalkan pada 10 November 1983, tetapi baru keluar pasar pada bulan November
tahun 1985 yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan
komputer dengan tampilan bergambar. Windows 1.0 merupakan perangkat lunak
16-bit tambahan (bukan merupakan sistem operasi) yang berjalan di atas MS-DOS
(dan beberapa varian dari MS-DOS), sehingga ia tidak akan dapat berjalan tanpa
adanya sistem operasi DOS. Versi 2.x, versi 3.x juga sama. Beberapa versi
terakhir dari Windows (dimulai dari versi 4.0 dan Windows NT 3.1) merupakan sistem
operasi mandiri yang tidak lagi bergantung kepada sistem operasi MS-DOS. Microsoft Windows kemudian bisa berkembang
dan dapat menguasai penggunaan sistem operasi hingga mencapai 90%.
Windows 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows
1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak kekurangan dalam
beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran. Pada awalnya
Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager, akan tetapi Rowland
Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation,
meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama “Windows” akan lebih “memikat”
konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang lengkap, tapi hanya
memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka grafis. Selain
itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama yang dimiliki
oleh MS-DOS.
Windows
2.x
Windows
versi 2 pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih populer dibandingkan
dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat karena kedekatannya
dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel for Windows dan Microsoft Word for Windows.
Aplikasi-aplikasi Windows dapat dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki
Windows untuk melakukan operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat
aplikasi tersebut ditutup.
Microsoft
Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan saat Aldus PageMaker muncul
dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya dapat berjalan di atas
Macintosh. Beberapa ahli sejarahwan komputer mencatat ini sebagai kemunculan sebuah
aplikasi yang laku secara signifikan selain buatan Microsoft sebagai awal
kesuksesan Microsoft Windows.
Windows
versi 2.0x menggunakan model memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga
1 megabita saja. Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan
aplikasi multitasking lainnya, semacam
DESQview, yang berjalan dalam modus
terproteksi yang ditawarkan oleh Intel 80286.
Windows 2.1x
Selanjutnya,
dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti
halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus real, tapi merupakan versi yang pertama yang
mendukung High
Memory Area (HMA). Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang
berjalan dalam modus
terproteksi dengan emulasi Expanded
Memory Specification (EMS) standar Lotus-Intel-Microsoft (LIM),
pendahulu spesifikasi Extended
Memory Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah
topologi komputasi di dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS
saat itu memang berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus
terproteksi dengan menggunakan modus Virtual 8086,
yang merupakan fitur baru yang dimiliki oleh Intel 80386.
windows 3.0
Windows
3.0 dapat berjalan di dalam tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan
modus 386 Enhanced, dan kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel
dari Intel 8086/8088, 80286, hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi
modus mana yang akan digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows
bekerja dalam modus tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu
saat menjalankannya
·
win /r: memaksa Windows untuk
berjalan di dalam modus real
·
win /s: memaksa Windows untuk
berjalan di dalam modus standar
·
win /3: memaksa Windows untuk
berjalan di dalam modus 386 Enhanced.
Versi
3.0 juga merupakan versi pertama Windows yang berjalan di dalam modus
terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced mode merupakan versi kernel yang
ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di dalam Windows/386.
Karena
adanya fitur kompatibilitas
ke belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan 16-bit, sehingga
sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel
80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.
OS/2
Microsoft
dan IBM bekerja sama dalam mengembangkan sebuah sistem operasi penerus DOS, yang disebut sebagai IBM OS/2. OS/2 dapat
menggunakan semua kemampuan yang ditawarkan oleh mikroprosesor Intel 80286 dan mampu mengakses memori hingga
16 Megabyte. OS/2 1.0 dirilis pada
tahun 1987, yang memiliki fitur swapping dan multitasking, selain tentunya mengizinkan
aplikasi MS-DOS untuk berjalan di atasnya.
Pada
awal-awal tahun 1990an, hubungan antara Microsoft dan IBM pun meregang akibat
munculnya sebuah konflik. Hal ini dikarenakan mereka saling bekerja sama dalam
mengembangkan sistem operasi komputer pribadi masing-masing (IBM dengan OS/2
dan Microsoft dengan Windows-nya), keduanya memiliki akses terhadap kode
masing-masing sistem operasi. Microsoft menghendaki pengembangan lebih lanjut
dari sistem operasi Windows buatannya, sementara IBM memiliki hasrat bahwa
semua pekerjaan masa depannya haruslah dibuat berdasarkan sistem operasi OS/2.
Dalam sebuah percobaan untuk mengakhiri konflik ini, IBM dan Microsoft akhirnya
setuju bahwa IBM akan mengembangkan IBM OS/2 versi 2.0, untuk menggantikan OS/2
versi 1.3 dan Windows 3.0, sementara Microsoft harus mengembangkan sebuah
sistem operasi baru, OS/2 versi 3.0, yang akan kemudian menggantikan OS/2 versi
2.0 . Persetujuan ini pun tidak berlangsung lama, sehingga hubungan IBM
dan Microsoft pun dihentikan. IBM akhirnya melanjutkan pengembangan OS/2,
sementara Microsoft mengganti nama sistem operasi OS/2 versi 3.0 (yang belum
dirilis) menjadi Windows NT.
WINDOWS 3.1
Microsoft mengembangkan Windows 3.1,
yang menawarkan beberapa peningkatan minor terhadap Windows 3.0 (seperti
halnya kemampuan untuk menampilkan font TrueType
Fonts, yang dikembangkan secara bersama-sama dengan Apple), dan juga
terdapat di dalamnya banyak sekali perbaikan terhadap bug dan dukungan terhadap multimedia. Versi 3.1 juga menghilangkan
dukungan untuk modus real,
sehingga hanya berjalan pada modus
terproteksi yang hanya dimiliki oleh mikroprosesor Intel 80286 atau yang lebih tinggi lagi.
WINDOWS NT
Arsitek
utama dari Windows NT adalah Dave Cutler,
yang merupakan salah satu dari pemimpin arsitek sistem operasi VMS di
perusahaan Digital
Equipment Corporation (DEC), yang kemudian dibeli oleh Compaq yang sekarang bagian dari Hewlett-Packard.
Dukungan device driver untuk
Windows NT juga kurang begitu banyak karena memang mengembangkan driver untuk Windows
NT dianggap rumit oleh beberapa pengembang, selain tentunya Windows NT juga
memiliki superioritas dalam model abstraksi perangkat
kerasnya. Yang membuat Windows NT pilihan yang sempurna untuk pangsa
pasar server jaringan lokal (LAN), yang pada
tahun 1993 sedang mengalami booming besar-besaran,
seiring dengan komoditas jaringan di
dalam kantor telah meningkat secara drastis. Fitur-fitur jaringan dalam Windows
NT menawarkan beberapa pilihan konektivitas jaringan yang luas dan juga
tentunya sistem berkas NTFS yang efisien.
Windows
NT merupakan sistem operasi Windows pertama yang dibuat dengan
menggunakan kernel hibrida, setelah
pada versi-versi sebelumnya hanya menggunakan kernel
monolithic saja.
windows 95
pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua keuntungan dari
peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen untuk menjalankan Windows
95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft yang jauh lebih murah; 2) meskipun
jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari sistem operasi tersebut, malahan
versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS untuk dimuat sebagai bagian
dari proses booting,
Windows 95 berjalan dengan sendirinya di dalam modus 386
Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan
model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan aplikasi
Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte(dengan 2 gigabyte sisanya
dicadangkan untuk sistem operasi). Dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga
jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Sebelum
menggantinya dengan versi Windows yang baru, Microsoft merilis Windows 95 dalam
lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
·
Windows 95 –
rilis yang sebenarnya dari Windows 95
·
Windows 95 A –
mencakup pembaruan Windows 95 Original
Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung
terhadap instalasi.
·
Windows 95 B –
mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya, seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0.
Versi ini juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia
menyebutnya sebagai Windows 97.
·
Windows 95 B USB –
atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi Windows 95 yang menawarkan dukungan
terhadap perangkat keras berbasis busUniversal Serial Bus/USB.
·
Windows 95 C –
atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur di atas, ditambah Internet Explorer 4.0.
Versi ini merupakan versi yang paling terakhir dirilis dari seri Windows 95.
WINDOWS NT 4.0
NT 4.0 memiliki
antarmuka yang sama dengan Windows 95, tetapi menggunakan kernel yang sama
dengan Windows NT, sehingga lebih stabil. Memang, ada sebuah patch tambahan
yang tersedia untuk Windows NT 3.51 yang mampu membuat NT 3.51 agar mirip
seperti NT 4.0, tapi sangat tidak stabil dan memiliki banyak bug.
Windows
NT 4.0 datang dalam empat versi:
·
Windows NT 4.0 Workstation
·
Windows NT 4.0 Server
·
Windows NT 4.0 Server,
Enterprise Edition (yang mencakup dukungan
terhadap clustering dan SMP hingga 8-way)
·
Windows NT 4.0 Terminal Server
WINDOWS 98
Pada 25 Juni 1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal sebagai Windows 98.
Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows 95, tapi secara umum
dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan dibandingkan dengan
pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver perangkat keras baru
dan dukungan sistem berkas FAT32
yang lebih baik yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar
dari 2 gigabyte, sebuah batasan yang terdapat di
dalam Windows 95 Dan dukungan USB di dalam Windows 98 pun juga jauh lebih baik
dibandingkan dengan pendahulunya.
Pada
tahun 1999, Microsoft merilis Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang
menawarkan banyak peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet
Connection Sharing, yang merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation,
yang mengizinkan beberapa mesin di dalam sebuah jaringan
lokal agar dapat menggunakan satu buah jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada
versi ini. Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi,
yang menjadikan Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x
yang paling stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.
WINDOWS 2000
pada 17 Februari 2000, sebuah versi yang sebelumnya dikenal dengan
sebutan Windows NT 5.0 atau “NT 5.0”. Versi Windows 2000 ditujukan untuk
dua pangsa pasar,
yakni pangsa pasar workstation dan
juga pangsa pasar server.
Di
antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan adalah Active Directory,
sebuah model jaringan pengganti
model jaringan NT domain, yang
menggunakan teknologi yang
merupakan standar industri, seperti Domain Name System (DNS), Lightweight
Directory Access Protocol (LDAP), dan Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin
ke mesin lainnnya.
Windows
2000 tersedia dalam enam edisi, yakni:
·
Windows 2000 Professional
·
Windows 2000 Server
·
Windows 2000 Advanced Server
·
Windows 2000 Datacenter Server
·
Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
·
Windows 2000 Datacenter Server Limited EditionWindows 2000
tersedia dalam enam edisi, yakni:
·
·
·
Windows 2000 Server
·
Windows 2000 Advanced Server
·
Windows 2000 Datacenter Server
·
Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
WINDOWS ME
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows Millennium Edition . Versi ini
memperbarui Windows 98 dengan
dukungan multimedia dan Internet yang lebih baik. Versi ini juga
memasukkan fitur “System
Restore,” yang mengizinkan para penggunanya untuk
mengembalikan keadaan sistem ke sebuah titik yang dikenal baik-baik saja, pada
saat sistem operasimengalami
kegagalan. Fitur-fitur yang terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media Player 7.0,
dan Microsoft DirectX 7.1)
bahkan bisa diperoleh secara gratis dari situs Windows
Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak
dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya
dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritikkarena munculnya masalah kestabilan, dan juga
dukungan terhadap MS-DOS yang berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan
menyebut Windows Me sebagai Windows Mistake Edition.
WINDOWS XP
Pada tahun 2001, Microsoft
memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode “Whistler” selama
pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa versi Windows berbasis Windows
9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua jajaran produk tersebut. Windows
XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga menjadikan kernel Windows NT
yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar konsumen rumahan, untuk
menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit yang sudah menua.
·
Windows XP Home Edition, yang
ditujukan untuk pasar desktop dan laptop rumahan.
·
Windows XP Home Edition N, sama
seperti Home Edition yang biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player,
karena memang peraturan Uni Eropa tidak memperbolehkannya.
·
Windows XP Professional, yang
ditujukan bagi para power user dan pebisnis.
·
Windows XP Professional N, sama
seperti Professional Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player,
karena peraturan Uni Eropa tidak mengizinkannya.
·
Windows XP Media Center Edition (MCE),
dirilis pada bulan November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang
ditujukan untuk dektop dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
·
Windows XP Media Center Edition
2003
·
Windows XP Media Center Edition
2004
WINDOWS VISTA
Setelah meraih
kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja
mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows Vista, dirilis pada tanggal
30 November 2006 bagi kalangan bisnis sementara untuk kalangan pengguna rumahan
dirilis pada tanggal 30 Januari 2007. Windows Vista memang dicanangkan agar
memiliki keamanan yang lebih tangguh dibandingkan dengan versi-versi
sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus pengguna yang terbatas, yang disebut
sebagai User Account
Control (UAC), untuk menggantikan filosofi “administrator-by-default”
yang diberlakukan pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur
grafik yang jauh lebih “memikat”, yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru
(seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru termasuk
Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place . Selain itu, Windows Vista juga
menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta Windows
Media Player versi baru (versi 11). 
WINDOWS 7
Windows 7 adalah versi windows terakhir yang menggunakan menu start
yang menggantikan versi windows sebelumnya, Windows Vista.Windows 7 dirilis
untuk pabrikan komputer pada 22 Juli 2009 dan dirilis untuk publik pada 22 Oktober
2009 kurang dari tiga tahun setelah rilis pendahulunya, Windows
Vista.
Tidak
seperti pendahulunya yang memperkenalkan banyak fitur baru, Windows 7 lebih
fokus pada pengembangan dasar Windows, dengan tujuan agar lebih kompatibel
dengan aplikasi-aplikasi dan perangkat keras komputer yang kompatibel dengan
Windows Vista. Presentasi Microsoft tentang Windows 7 pada tahun 2008
lebih fokus pada dukungan multi-touch pada layar, desain
ulang taskbar yang sekarang dikenal dengan nama Superbar,
sebuah sistem jaringan rumahan bernama HomeGroup , dan peningkatan
performa. Beberapa aplikasi standar yang disertakan pada versi sebelumnya dari
Microsoft Windows, seperti Windows Calendar, Windows Mail, Windows Movie Maker,
dan Windows Photo Gallery, tidak disertakan lagi di Windows 7; kebanyakan
ditawarkan oleh Microsoft secara terpisah sebagai bagian dari paket Windows
Live Essentials yang gratis.
Spesifikasi perangkat keras
Microsoft
telah mempublikasikan spesifikasi kebutuhan minimum perangkat keras untuk
Windows 7.
|
Spesifikasi minimal Windows 7 (yang
disarankan)
|
||
|
Arsitektur
|
32-bit
|
64-bit
|
|
Kecepatan prosesor
|
1 GHz 32-bit
|
1 GHz 64-bit
|
|
(RAM)
|
1 GB
|
2 GB
|
|
Unit pengolah grafis
|
Pengolah grafis dengan dukungan DirectX 9 dan WDDM Driver
Model 1.0
(tidak terlalu diperlukan, hanya dibutuhkan untuk Windows Aero) |
|
|
Hard disk (HDD)
|
Minimal 16 GB
|
Minimal 20 GB
|
|
Drive Room
|
DVD drive (untuk instalasi dari media DVD)
|
|
Persyaratan tambahan untuk bisa menggunakan fitur tertentu:
·
BitLocker memerlukan Trusted Platform Module (TPM) 1.2 dan membutuhkan flash
drive untuk menggunakan BitLocker To Go.
·
Windows XP Mode memerlukan tambahan memori 1 GB, kapasitas
tambahan 15 GB cakram keras, dan CPU yang mendukung virtualisasi perangkat
keras, seperti teknologi AMD-V atau Intel VT.
Pembatasan
memori
Windows
7 tidak bisa digunakan dengan jumlah memori yang terpasang melebihi
kemampuannya. Jumlah ini berbeda di setiap versi Windows 7, dan juga
berpengaruh pada arsitektur yang dipakai (apakah 32-bit atau 64-bit).
|
Pembatasan memori pada Windows 7
|
||
|
Versi
|
Pembatasan pada 32-bit
|
Pembatasan pada 64-bit
|
|
Windows 7 Ultimate
|
4 GB
|
192 GB
|
|
Windows 7 Enterprise
|
4 GB
|
192 GB
|
|
Windows 7 Professional
|
4 GB
|
192 GB
|
|
Windows 7 Home Premium
|
4 GB
|
16 GB
|
|
Windows 7 Home Basic
|
4 GB
|
8 GB
|
|
Windows 7 Starter
|
2 GB
|
(tidak ada versi 64-bit)
|
Pembatasan
prosesor multi-inti dan pembatasan multi-prosesor
Jumlah
maksimal inti prosesor dalam satu buah komputer yang didukung oleh Windows 7
adalah inti untuk 32-bit, dan untuk 64-bit. Jumlah maksimal dari prosesor
(secara fisik) pada sebuah komputer yang didukung oleh Windows 7 adalah: 2
untuk Professional, Enterprise, dan Ultimate; 1 untuk Starter, Home Basic, dan
Home Premium.
Penjualan
Berbagai
versi dari Windows 7 didesain, dipasarkan, dan disesuaikan dengan baik kepada
orang-orang dengan kebutuhan yang berbeda-beda. Dari seluruh versi yang
ada, versi Starter didesain dan dipasarkan untuk notebook kelas bawah, Home
Basic dan Home Premium untuk pengguna rumahan, Professional untuk kebutuhan
bisnis, Enterprise untuk bisnis yang lebih besar dan korporat, dan Ultimate
untuk para antusias IT (atau sering disebut dengan geek).
Selain
itu, Windows 7 menarik banyak pembeli selama masa diskonnya. Juni 2009 lalu,
Windows 7 Home Premium tersedia dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu
hanya sekitar 49 USD atau sekitar 500 ribu rupiah saja. Ini tentu lebih hemat
70 USD atau sekitar 700 ribu rupiah dibandingkan harga penjualan aslinya
sebesar 119 USD atau sekitar 1,2 juta rupiah. Sedangkan Windows 7 Professional
dijual dengan harga 99 USD, atau sekitar 1 juta rupiah, yang merupakan setengah
harga dari harga aslinya. Program diskon tersebut memang telah berlalu, namun
hingga saat ini Amazon masih menawarkan Windows 7 dengan harga yang lebih murah
dari harga asli pada saat peluncurannya.
Versi
·
Windows 7 Ultimate
·
Windows 7 Professional
·
Windows 7 Enterprise
·
Windows 7 Home Premium
·
Windows 7 Home Basic
·
Windows 7 Starter
Sejarah Sistem Operasi Mac
Machintosh
Operating System (MAC OS) merupakan system operasi komputer yang dibuat oleh
Apple. Apple yang sebelumnya bernama Apple Computer, Inc.) adalah sebuah
perusahaan Silicon Valley berbasis di Cupertino, California, yang bergerak
dalam bidang teknologi komputer. Apple membantu bermulanya revolusi komputer
pribadi
pada tahun 1970-an dengan produknya Apple II dan memajukannya sejak tahun 1980-an hingga sekarang dengan Macintosh.
Macintosh Operating System merupakan OS yang pertama mengunakan sistem GUI (Graphical User Interface). Para pemakai komputer begitu takjub melihat Macintosh yang sangat ramah dalam melayani pemakai komputer. Pemakai tidak perlu banyak menulis perintah, cukup menunjuk gambar-gambar yang ada, maka dengan cepat Macintosh akan mengerjakan tugas sesuai gambar yang ditunjuk.
pada tahun 1970-an dengan produknya Apple II dan memajukannya sejak tahun 1980-an hingga sekarang dengan Macintosh.
Macintosh Operating System merupakan OS yang pertama mengunakan sistem GUI (Graphical User Interface). Para pemakai komputer begitu takjub melihat Macintosh yang sangat ramah dalam melayani pemakai komputer. Pemakai tidak perlu banyak menulis perintah, cukup menunjuk gambar-gambar yang ada, maka dengan cepat Macintosh akan mengerjakan tugas sesuai gambar yang ditunjuk.
Sejarah dan Perkembangan MAC OS
Apple pertama didirikan pada tanggal
1 april tahun 1976 oleh steve Jobs, Steve Wozniak, dan salah seorang Insyiur
Atari yang bernama Ronald Wayne. Sebelum membantu mendirikan Apple, Steve
Wozniak adalah seorang hacker elektronik. Pada tahun 1975, dia bekerja di
Hewlett-Packard dan membantu temannya Steve Jobs mendisain video game untuk
Atari. Pada saat itu, Wozniak telah membeli computer time pada bermacam jenis
minicomputer yang di-host oleh Call Computer, sebuah perusahaan timesharing.
Produk pertama perusahaan Apple ini diberi nama Apple I diciptakan oleh Steve
wozniak.
Apple I didasarkan pada 8-bit mikro
prosesor, MOS 6502 Teknologi, hanya efektif jika dijalankan di bawah 1
MHZ. 6502 adalah sama seperti mikroprosesor yang paling mahal dari Motorola
pada saat itu. Pada saat itu, CPU Intel 8080 seharga $US 179 dan Motoroal 6800
seharga $US 170. Wozniak lebih tertarik pada Motorola 6800, tetapi harga
keduanya terlalu mahal . Dia pun kemudian sadar, dan hanya mendesign komputer
di atas kertas, menunggu hari di mana dia mampu membeli CPU.
Ketika MOS Technology memproduksi chip 6502 pada tahun 1976 dengan harga $US 20, Wozniak membuat sebuah versi BASIC untuk chip tersebut, dan mulai mendisain sebuah komputer untuk menjalankannya. Inilah mengapa Wozniak memilih MOS 6502.
Komputer telah dibangun dalam terminal video, socket untuk 8K bytes onboard RAM, sebuah alat penghubung Keyboard , dan sebuah kaset board yang akan bekerja bersama perekam kaset reguler. Komputer telah memiliki sebuah motherboard yang sederhana : dimana pengguna telah menyediakan sebuah kasus , yaitu Sumber AC power (arus listrik), ASCII keyboard, dan a display device.
Ketika MOS Technology memproduksi chip 6502 pada tahun 1976 dengan harga $US 20, Wozniak membuat sebuah versi BASIC untuk chip tersebut, dan mulai mendisain sebuah komputer untuk menjalankannya. Inilah mengapa Wozniak memilih MOS 6502.
Komputer telah dibangun dalam terminal video, socket untuk 8K bytes onboard RAM, sebuah alat penghubung Keyboard , dan sebuah kaset board yang akan bekerja bersama perekam kaset reguler. Komputer telah memiliki sebuah motherboard yang sederhana : dimana pengguna telah menyediakan sebuah kasus , yaitu Sumber AC power (arus listrik), ASCII keyboard, dan a display device.
Apple1 bisa secara langsung
dihubungkan pada suatu televisi dengan suatu RF modulator muncul dalam suatu
gulungan pajangan dengan 24 garis berbentuk masing-masing 40
karakter. Produk ini diperkenalkan kepasaran dengan harga $666.66 termasuk 4KB
RAM dan tape Apple basic.
Apple II
Dengan pendapatan dari penjualan Apple I, dia bisa memulai
produksi komputer yang lebih canggih, Apple II; Apple II diperkenalkan kepada
publik pada West Coast Computer Faire pada bulan April 1977. Perbedaan utama
dengan Apple I adalah tampilan TV yang didesign total, di mana tampilan
disimpan di memori. Dengan cara ini, monitornya tidak hanya bisa menampilkan
teks, namun Apple II bisa menampilkan gambar, dan pada akhirnya, warna.
Pada saat yang sama, Jobs menekankan design casing dan keyboard yang lebih baik, dengan pemikiran bahwa komputer tersebut harus lengkap dan siap langsung dinyalakan. Apple I hampir bisa seperti itu, namun pengguna masih harus memasang berbagai macam komponen dan menulis kode untuk menjalankan BASIC.
Pada saat yang sama, Jobs menekankan design casing dan keyboard yang lebih baik, dengan pemikiran bahwa komputer tersebut harus lengkap dan siap langsung dinyalakan. Apple I hampir bisa seperti itu, namun pengguna masih harus memasang berbagai macam komponen dan menulis kode untuk menjalankan BASIC.
Dengan dana dan design casing yang
baru, Apple II dilepas pada tahun 1977 dan menjadi komputer yang biasanya
diasosiasikan dengan munculnya pasar PC. Jutaan unit terjual sampai tahun
1980an.yang termasuk kedalam tipe Apple II adalah Apple II+, IIE, IIC, IIC+,
IIE Enhanced, IIE Platinum, dan terakhir 16-bit IIGS, diperkenalkan di tahun
1986.
Apple DOS
Tidak Lama setelah Apple II
diluncurkan, pada bulan juli 1978 meluncurkan system operasi Apple berbasis DOS
pertama. ini disadari bahwa sebuah disk drive adalah sangat mendesak untuk
komputer. Wozniak menciptakan suatu disain brilian untuk sebuah floppy disk
drive, dan demikianlah yang dibutuhkan DOS. Apple Dos tidak diberi nama versi I
namun disebut Versi 3.1 karena ini implementasu. Merupakan suatu pernbaikan
perhitungan x.y Paul Laughton. setiap kali ia meng-compile kembali source
program: dimulai dengan x= 0, y= 1, dan setiap kali y mencapai 9, nilai x
bertambah 1.Apple DOS beta telah diuji seperti Versi 3.
Apple Pascal
P-System
dari Universitas California pada San Diego ( UCSD) adalah [yang] sangat populer
pada tahun 1970′s dan awal 80′s. Dua mahasiswa UCSD , MARK
Allen dan Richard Gleaves mengembangkan Suatu microprosesor 6502
interpreter pada musim panas 1978, Kemudiannya ini menjadi basis untuk
Apple II Pascal dilepaskan pada tahun 1979.
Apple CP/M
di tahun1980 Microsoft memperkenalkan suatu co-processor circuit board dengan nama Softcard. itu mula-mula dinamakan Microsoft Z-80 Softcard. tetapi Microsoft lebih dulu menyebut kembali untuk menghindari gugatandari Zilog, pembuat Z-80. Softcard memungkinkan Apple II untuk menjalankan program Z-80 berbasis pada sistem operasi CP/M yang mempunyai sebuah software program perpustakaan, seperti dBase dan Wordstar. Selain dari Microsoft Ada kartu coprocessor lain seperti seperti Motorola 6809, kedua-duanya untuk Z-80.
Apple SOS
Apple CP/M
di tahun1980 Microsoft memperkenalkan suatu co-processor circuit board dengan nama Softcard. itu mula-mula dinamakan Microsoft Z-80 Softcard. tetapi Microsoft lebih dulu menyebut kembali untuk menghindari gugatandari Zilog, pembuat Z-80. Softcard memungkinkan Apple II untuk menjalankan program Z-80 berbasis pada sistem operasi CP/M yang mempunyai sebuah software program perpustakaan, seperti dBase dan Wordstar. Selain dari Microsoft Ada kartu coprocessor lain seperti seperti Motorola 6809, kedua-duanya untuk Z-80.
Apple SOS
Apple III diperkenalkan pada tahun
1980 sebagai komputer untuk para pebisnis. System operasi baru ini diberi nama
SOS (“sophisticated” operating system). Setiap program SOS juga membaca
sistem operasi ke dalam memori. Setiap DISK Aplikasi SOS terdiri dari satu
kernel (SOS.kernel), satu interepter (SOS. Interept), di mana bisa menjadi
aplikasi bagi dirinyasendiri, dan beberapa aplikasi yang digunakan,dan sebuah
set drivers(SOS driver).
Apple ProDOS
ProDOS direales pertama dengan versi 1.0 pada oktober 1983, sebagai pengganti untuk Apple DOS 3.3. Apple ProDOS ini merupakan peningkatan dari Apple SOS.
Apple ProDOS
ProDOS direales pertama dengan versi 1.0 pada oktober 1983, sebagai pengganti untuk Apple DOS 3.3. Apple ProDOS ini merupakan peningkatan dari Apple SOS.
Machintosh
Apple Macintosh diluncurkan pada tahun 1984 dengan iklan
televisi berjudul 1984 yang didasarkan dari novel karya George Orwell yang juga
diberi nama 1984, dengan pernyataan, “On January 24, Apple Computer will
introduce Macintosh. And you’ll see why 1984 won’t be like ’1984′” — maksud
dari kata-kata tersebut adalah Macintosh yang baru akan membebaskan komputer
dan informasi dari kekangan perusahaan besar dan technocrats. Apple juga
membuahkan konsep pewarta Apple (Apple evangelist) yang dipelopori oleh
karyawan Apple bernama Guy Kawasaki.
Setelah kegagalan Macintosh Portable di tahun 1989, Apple mencoba memperkenalkan sebuah komputer portabel yang lebih populer, PowerBook, di awal dekade 1990. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony dan memberikan layout untuk komputer portabel yang masih dipakai sampai saat ini: engsel belakang untuk mendukung layar, keyboard yang diletakkan menjorok ke belakang dan trackball (yang kemudian menjadi trackpad) diposisikan di depan keyboard tersebut
Di tahun 1994, Apple memperbarui produk Macintosh mereka dengan mengenalkan seri Power Macintosh, yang menggunakan prosesor PowerPC hasil kerjasama IBM, Motorola dan Apple. Prosesor ini menggunakan arsitektur RISC, yang jauh berbeda dengan seri Motorola 680X0 sebelumnya. Sistem operasi milik Apple disesuaikan agar piranti lunak yang dikembangkan untuk prosesor yang lebih tua bisa berjalan dengan seri prosesor PowerPC.
Di tahun 2001, Apple memperkenalkan Mac OS X, sebuah sistem operasi yang didasarkan dari NeXTstep yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan keamanan yang dimiliki UNIX. Mac OS X server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar.
Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4. Tahapan-tahapan OS X:
˜ Mac OS X Server 1.0 kode: “Rhapsody”, dirilis: Maret 1999.
˜ Mac OS X Public Beta kode: “Kodiak”, dirilis: September 2000.
˜ Mac OS X 10.0 (update 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) kode: “Cheetah”, dirilis: Maret 2001.
˜ Mac OS X 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: “Puma”, dirilis: Oktober 2001.
˜ Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: “Puma”, dirilis: November 2001.
˜ Mac OS X 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2. kode: “Jaguar”, dirilis: Agustus 2002.
˜ Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2., dirilis Agustus 2002.
˜ Mac OS X 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) kode: “Panther”, dirilis Oktober 2003.
˜ Mac OS X Server 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.
˜ Mac OS X 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) kode: “Tiger”, dirilis: April 2005.
˜ Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.
˜ Mac OS X 10.5 (update 10.5.1-10.5.2-10.5.3-10.5.4) kode: “Leopard”, dirilis: Oktober 2007
˜ Max OS X 10.6 (kode: “Snow Leopard”; direncanakan beredar pada Juni 2009)
Setelah kegagalan Macintosh Portable di tahun 1989, Apple mencoba memperkenalkan sebuah komputer portabel yang lebih populer, PowerBook, di awal dekade 1990. Generasi pertama produk ini dirancang bersama Sony dan memberikan layout untuk komputer portabel yang masih dipakai sampai saat ini: engsel belakang untuk mendukung layar, keyboard yang diletakkan menjorok ke belakang dan trackball (yang kemudian menjadi trackpad) diposisikan di depan keyboard tersebut
Di tahun 1994, Apple memperbarui produk Macintosh mereka dengan mengenalkan seri Power Macintosh, yang menggunakan prosesor PowerPC hasil kerjasama IBM, Motorola dan Apple. Prosesor ini menggunakan arsitektur RISC, yang jauh berbeda dengan seri Motorola 680X0 sebelumnya. Sistem operasi milik Apple disesuaikan agar piranti lunak yang dikembangkan untuk prosesor yang lebih tua bisa berjalan dengan seri prosesor PowerPC.
Di tahun 2001, Apple memperkenalkan Mac OS X, sebuah sistem operasi yang didasarkan dari NeXTstep yang menggabungkan stabilitas, kehandalan dan keamanan yang dimiliki UNIX. Mac OS X server juga dirilis pada tahun 2001. Pada dasarnya versi Server ini mirip dengan versi standardnya, dengan perbedaan bahwa versi Server mencakup piranti lunak untuk keperluan manajemen dan administrasi workgroup dalam komputer berskala besar.
Rilis terakhir Mac OS diluncurkan sekitar bulan Mei 2005 dengan kode Tiger dengan versi 10.4. Tahapan-tahapan OS X:
˜ Mac OS X Server 1.0 kode: “Rhapsody”, dirilis: Maret 1999.
˜ Mac OS X Public Beta kode: “Kodiak”, dirilis: September 2000.
˜ Mac OS X 10.0 (update 10.0.1-10.0.2-10.0.3-10.0.4) kode: “Cheetah”, dirilis: Maret 2001.
˜ Mac OS X 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: “Puma”, dirilis: Oktober 2001.
˜ Mac OS X Server 10.1 (update 10.1.1-10.1.2-10.1.3-10.1.4-10.1.5) kode: “Puma”, dirilis: November 2001.
˜ Mac OS X 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2. kode: “Jaguar”, dirilis: Agustus 2002.
˜ Mac OS X Server 10.2 (update 10.2.1-10.2.2-10.2.3-10.2.4-10.2.5-10.2.6-10.2.7-10.2., dirilis Agustus 2002.
˜ Mac OS X 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9) kode: “Panther”, dirilis Oktober 2003.
˜ Mac OS X Server 10.3 (update 10.3.1-10.3.2-10.3.3-10.3.4-10.3.5-10.3.6-10.3.7-10.3.8-10.3.9), dirilis Oktober 2003.
˜ Mac OS X 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) kode: “Tiger”, dirilis: April 2005.
˜ Mac OS X Server 10.4 (update 10.4.1-10.4.2-10.4.3-10.4.4-10.4.5) dirilis: April 2005.
˜ Mac OS X 10.5 (update 10.5.1-10.5.2-10.5.3-10.5.4) kode: “Leopard”, dirilis: Oktober 2007
˜ Max OS X 10.6 (kode: “Snow Leopard”; direncanakan beredar pada Juni 2009)
https://kaaeka.wordpress.com/2012/02/29/sejarah-sistem-operasi-mac/SEJARAH SISTEM
OPERASI LINUX
SEJARAH
SISTEM OPERASI LINUX

Linux merupakan sistem
operasi Open
Source yang paling populer digunakan pada saat ini. Alasannya
selain gratis, sistem operasi ini juga bebas untuk dikembangkan dan
dimodifikasi oleh siapa saja karena source code-nya dibagikan
ke publik. Bagi kamu yang sudah lama terjun ke dunia IT pasti tidak asing lagi
jika mendengar kata Linux, tetapi jika kamu yang baru mengenal yang namanya
linux pasti timbul beberapa pertanyaan di benak kamu. Untuk itu IkoTekno akan
menjelaskan beberapa point pokok yang meliputi : pengertian linux, sejarah
linux, kelebihan dan kekurangan linux, serta macam-macam distro Linux.
Pengertian Linux
Linux adalah sistem
operasi berbasis Unix yang dikembangkan berdasarkan
standar yang dimiliki oleh Unix, dengan kata lain Linux merupakan turunan dari
Unix. Linux merupakan sistem operasi Open Source yang
disebarkan ke masyarakat luas secara gratis dan berada di bawah lisensi GNU
General Public License (GPL), yang berarti bahwa Linux
didistribusikan berikut dengan source code-nya. Dengan
ketersediaan akses kode sumber memungkinkan para penggunanya untuk bebas
memodifikasi dan mendistribusikan kembali.
Nama Linux berasal dari nama pembuatnya yang diperkenalkan pada
tahun 1991 oleh Linus Torvalds. Linux
telah lama dikenal untuk penggunaannya di server, dan didukung oleh
perusahaan-perusahaan komputer ternama seperti Intel, Dell, Hewlett-Packard dan
lain-lain. Linux digunakan sebagai sistem operasi di berbagai macam perangkat
keras komputer, termasuk komputer desktop, super komputer dan sistem benam
seperti pembaca buku elektronik, sistem video game (PlayStation 2, PlayStation
3 dan XBox), serta telepon genggam dan router.
Linux juga merupakan sistem operasi yang bersifat multi
user dan multi tasking. Artinya
lebih dari satu user dapat masuk ke Linux yang sama pada waktu yang sama dan
aplikasi yang berbeda. Linux juga multi-tasking, artinya
user dapat mengeksekusi lebih dari satu proses (program) pada waktu yang sama.
Sejarah
Linux
Sistem operasi Linux pertama kali diperkenalkan oleh seorang
berkebangsaan Finlandia yang bernama Linus Torvalds pada
tahun 1991. Ketika Linus Torvalds, seorang mahasiswa Finlandia pendiam
membagi-bagikan kode sumber (source code) kernel Linux seukuran disket via
internet pada tahun 1991, ia sama sekali tidak menduga bahwa apa yang
dimulainya melahirkan sebuah bisnis bernilai miliaran dolar di kemudian hari.
Ia bahkan tidak menduga Linux kemudian menjadi sistem operasi paling
menjanjikan, yang bisa dibenamkan ke dalam server, komputer desktop, tablet PC,
PDA, handphone, GPS, robot, mobil hingga pesawat ulang alik buatan NASA.
Kelebihan dan Kekurangan
Sistem Operasi Linux
Sistem operasi Linux memiliki kelebihan dan kekurangannya
masing-masing yang membuat sistem operasi ini menjadi sangat populer pada saat
ini. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan sistem operasi Linux.
Kelebihan Linux :
– Open Source
Linux adalah salah satu sistem operasi yang bersifat open source, bebas untuk dimiliki, bebas untuk dikembangkan, dan bebas untuk didistribusikan ulang.
– Open Source
Linux adalah salah satu sistem operasi yang bersifat open source, bebas untuk dimiliki, bebas untuk dikembangkan, dan bebas untuk didistribusikan ulang.
– Freeware
Linux merupakan sistem operasi yang bersifat Freeware, hal ini berarti siapapun baik untuk penggunaan pribadi, kelompok, dan instansi sekalipun dapat menggunakan sistem operasi ini secara bebas dan tanpa dituntut untuk membayar royalty kepada si penciptanya.
Linux merupakan sistem operasi yang bersifat Freeware, hal ini berarti siapapun baik untuk penggunaan pribadi, kelompok, dan instansi sekalipun dapat menggunakan sistem operasi ini secara bebas dan tanpa dituntut untuk membayar royalty kepada si penciptanya.
– Minimal Hardware
Linux hanya membutuhkan spesifikasi hardware komputer yang rendah, namun tetap untuk kebutuhan yang tinggi seperti grafis dan lainnya disarankan untuk menggunakan spesifikasi yang lebih tinggi.
Linux hanya membutuhkan spesifikasi hardware komputer yang rendah, namun tetap untuk kebutuhan yang tinggi seperti grafis dan lainnya disarankan untuk menggunakan spesifikasi yang lebih tinggi.
– Skalabilitas
Linux dapat berjalan pada mesin sekecil 3Com Palm Pilot dan Digital Itsy atau pada mesin besar seperti Beowulf Clusters.
Linux dapat berjalan pada mesin sekecil 3Com Palm Pilot dan Digital Itsy atau pada mesin besar seperti Beowulf Clusters.
– Stabilitas
Keandalan linux dipercaya oleh badan sekelas NASA, NASA menggunakan sistem operasi Linux untuk sebuah percobaan tanaman di luar angkasa yang membutuhkan kestabilan sistem tinggi.
Keandalan linux dipercaya oleh badan sekelas NASA, NASA menggunakan sistem operasi Linux untuk sebuah percobaan tanaman di luar angkasa yang membutuhkan kestabilan sistem tinggi.
– Shared Libraries
Linux menggunakan sistem penomoran versi Shared Libraries. Sehingga memungkinkan untuk memperbaharui versi tanpa akan adanya kerusakan pada program lain.
Linux menggunakan sistem penomoran versi Shared Libraries. Sehingga memungkinkan untuk memperbaharui versi tanpa akan adanya kerusakan pada program lain.
– Non-Fragmentasi
Pengguna linux dipermudah dalam penggunaan untuk mengedit, membuat, dan menghapus file tanpa harus kuatir akan terjadinya fragmentasi pada program atau data yang ada.
Pengguna linux dipermudah dalam penggunaan untuk mengedit, membuat, dan menghapus file tanpa harus kuatir akan terjadinya fragmentasi pada program atau data yang ada.
– Kebal Virus
Linux lebih kebal terhadap serangan virus dibandingkan dengan sistem operasi lain seperti yang berbasis DOS. Hal ini merupakan yang paling penting karena berhubungan dengan sistem keamanan.
Linux lebih kebal terhadap serangan virus dibandingkan dengan sistem operasi lain seperti yang berbasis DOS. Hal ini merupakan yang paling penting karena berhubungan dengan sistem keamanan.
Kekurangan Linux :
– User awam akan mengalami kesulitan ketika pertama kali menggunakan Linux, karena sistem operasi ini sama sekali berbeda dengan sistem operasi populer semacam Windows.
– User awam akan mengalami kesulitan ketika pertama kali menggunakan Linux, karena sistem operasi ini sama sekali berbeda dengan sistem operasi populer semacam Windows.
– Beberapa jenis Linux masih belum optimal dalam penyajian
WYSYWYG (What You See is What You Get). Namun kelemahan ini sekarang sudah
mulai diperbaiki dan kita sudah bisa menggunakan sistem operasi Linux yang
benar-benar telah mendekati nilai sempurna.
Macam-Macam Distribusi
Linux
Pada saat ini terdapat banyak distribusi Linux (distro linux)
yang dibuat oleh individu, grup, atau lembaga lain. Masing-masing disertakan
dengan program sistem dan program aplikasi tambahan. Berikut ini beberapa contoh-contoh
distro Linux:
1.
Ubuntu

Ubuntu merupakan salah
satu distribusi Linux yang berbasiskan Debian dan didistribusikan sebagai
perangkat lunak bebas. Nama ubuntu sendiri berasal dari filosofi dari Afrika
Selatan yang berarti kemanusiaan kepada sesama. Ubuntu dirancang untuk
kepentingan penggunaan pribadi, namun versi server Ubuntu juga tersedia dan
telah dipakai secara luas.
Ubuntu memiliki varian yang sangat banyak, diantaranya yang
paling terkenal adalah sebagai berikut :
·
Kubuntu
·
Xubuntu
·
Lubuntu
·
Edubuntu
·
Mythbuntu
·
BlackBuntu
2. OpenSUSE

OpenSUSE dikembangkan
secara independen dengan dukungan komunitas melalui proyek openSUSE dan
sejumlah perusahaan lain. OpenSUSE merupakan distro linux yang stabil dan ramah
dan umumnya digunakan sebagai sistem operasi untuk desktop dan server.
3.
Fedora

Fedora Linux adalah sebuah
distro Linux berbasis RPM dan yum yang dikembangkan oleh Fedora
Project yang didukung oleh komunitas pemrogram serta
disponsori oleh RedHat. Fedora dikenal di dunia Linux sebagai sebuah distro
yang menjadi pioneer dalam penggunaan teknologi
terkini dan merupakan distro yang digunakan oleh Linus Torvalds.
4.
BackTrack

BackTrack adalah salah satu distro linux yang merupakan turunan dari slackware yang mana merupakan merger dari whax dan auditor security collection.
5.
Mandriva

Mandriva Linux (dahulu dikenal
dengan nama Mandrakelinux atau Mandrake Linux) adalah sistem operasi yang
dibuat oleh Mandriva (dahulu dikenal dengan nama Mandrakesoft). Mandriva Linux
menggunakan RPM Package Manager.
6.
Slackware

Slackware merupakan sistem
operasi yang dibuat oleh Patrick Volkerding dari Slackware Linux, Inc.
Slackware merupakan salah satu distro Linux awal, dan merupakan yang tertua
yang masih dikelola. Tujuan utama Slackware adalah stabilitas dan kemudahan
desain, serta menjadi distribusi Linux yang paling mirip Unix.
7.
Debian

Debian Linux adalah sistem operasi komputer yang tersusun dari paket-paket perangkat lunak yang dirilis sebagai perangkat lunak bebas dan terbuka dengan lisensi mayoritas GNU General Public License dan lisensi perangkat lunak bebas lainnya. Debian GNU/Linux memuat perkakas sistem operasi GNU dan kernel Linux merupakan distribusi Linux yang populer dan berpengaruh. Debian didistribusikan dengan akses ke repositori dengan ribuan paket perangkat lunak yang siap untuk instalasi dan digunakan.
8.
PCLinuxOS

PCLinuxOS sering disingkat
sebagai PCLOS, adalah sebuah sistem operasi desktop. Ini adalah sebuah sistem
operasi bebas untuk komputer pribadi yang bertujuan untuk memudahkan
penggunaan.
9.
Knoppix

Knoppix adalah distro Linux live-cd yang dapat dijalankan melalui CD-ROM tanpa instalasi di hard disk. Distro ini berbasis Debian Linux dan diciptakan oleh Klaus Knopper. Knoppix memiliki ragam aplikasi yang cukup lengkap dan dapat dipergunakan sebagai demo atau sarana belajar Linux bagi yang belum mempunyai ruang pada hard disknya. Knoppix juga dapat dipergunakan sebagai CD rescue.
10.
Xandros

Xandros mengacu pada nama distro Linux dan perusahaan (Xandros Corporation) yang membuatnya. Xandros Linux adalah sebuah distro Linux yang berdasarkan pada sistem KDE. Saat ini, Xandros telah mencapai versi 4. Nama Xandros diambil dari gabungan X Window System dan pulau Andros di Yunani. Didirikan bulan Mei 2001 oleh Linux Global Partners, perusahaan ini berkantor pusat di kota New York, Amerika Serikat.
11.
Sabayon

Sabayon Linux atau Sabayon (sebelumnya bernama RR4 Linux dan R64 Linux) adalah distribusi Linux berbasis Gentoo yang dibuat oleh Fabio Erculiani dan Tim Pengembang Sabayon. Sabayon memiliki filosofi “Out of the box” dengan menyertakan berbagai jenis aplikasi yang sudah dikonfigurasi dan siap pakai untuk para pengguna sehingga bisa siap untuk digunakan. Nama Sabayon diambil dari salah satu hidangan Italia, Zabaione.
12.
CentOS

CentOS (Community ENTerprise Operating System) adalah sebuah distribusi linux sebagai bentuk dari usaha untuk menyediakan platform komputasi berkelas enterprise yang memiliki kompatibilitas kode biner sepenuhnya dengan kode sumber yang menjadi induknya, Red Hat Enterprise Linux (RHEL).
13.
RedHat

Red Hat (NASDAQ: RHAT) adalah salah satu perusahaan terbesar dan dikenal untuk dedikasinya atas perangkat lunak sumber bebas. Red Hat didirikan pada 1993 dan bermarkas di Raleigh, North Carolina, Amerika Serikat. Red Hat terkenal karena produknya Red Hat Linux salah satu distro Linux utama.
14.
ClearOS

ClearOS adalah Distro Linux berbasis pada CentOS (Red Hat Enterprise Linux (RHEL) versi komunitas), didesain khusus untuk digunakan sebagai gateway jaringan dan server jaringan dengan antarmuka berbasis web. ClearOS di desain sebagai alternatif dari Windows SBS. ClearOS diterbitkan pada tahun 2009 dari dasar ClarkConnect oleh tim ClearFoundation. ClearOS 5.1, pertama kalinya menghapuskan pembatasan pada fitur email,DMZ, dan MultiWAN yang sebelumnya ada pada ClarkConnect.
15.
Chrome
OS

Chrome OS adalah sistem operasi sumber terbuka yang dirancang oleh Google Inc. untuk bekerja secara eksklusif dengan aplikasi web. Chrome OS diumumkan pada tanggal 7 Juli 2009, dan versi stabilnya akan diluncurkan umum pada paruh kedua tahun 2010. Sistem operasi ini berbasis Linux dan hanya akan berjalan pada pada perangkat keras yang dirancang khusus. Antarmuka penggunanya dirancang mengambil pendekatan minimalis, seperti penjelajah web Google Chrome. Sistem operasi ini ditujukan bagi mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di Internet. Aplikasi yang “asli” di Chrome OS hanya browser, pemutar media, dan manajer file.
16.
Gentoo
Linux

Gentoo Linux adalah suatu
distribusi Linux yang memakai paket sistem manajemen Portage. [Bandingkan
dengan: Debian yang menggunakan paket .deb, RedHat / Mandrake yang menggunakan
paket .rpm]. Manajemen paket ini dirancang untuk modular (mudah
ditambah-tambah), portabel (dapat di port ke distro lain), mudah ditata,
fleksibel, dan dioptimalkan untuk masing-masing komputer pengguna.
Paket-paketnya biasanya dibangun dari kode sumber (source), walaupun untuk
kenyamanan, sebagian besar paket perangkat lunak juga tersedia dalam bentuk
binari.https://saripuspaanggraini.wordpress.com/2017/08/26/sejarah-sistem-operasi-linux/
Sejarah
Perkembangan Sistem Operasi Android
Penggunaan perangkat smartphone dengan sistem operasi Android telah sangat
lazim dan populer pada saat ini, namun Anda dan mungkin masih banyak pengguna
perangkat smartphone dengan sistem operasi tersebut yang belum mengetahui asal
usul serta sejarah perkembangan sistem operasi Android hingga saat ini.
Sistem operasi dengan basis sistem operasi
Linux ini pertama kali dikembangkan oleh Android, Inc dengan
dukungan dari pihak Google; Google kemudian membeli sistem operasi tersebut
pada tahun 2005 dan terus mengembangkannya hingga resmi dirilis pada tahun
2007.
Dirilisnya sistem operasi Android tersebut
bersamaan dengan pendirian Open Handset Alliance yang merupakan sebuah konsorsium dari beberapa
perusahaan yang bergerak di bidang telekomunikasi, perangkat keras dan
perangkat lunak untuk bersama – sama mengembangkan perangkat seluler.
Telepon seluler pertama yang menggunakan
sistem operasi Android yang pertama dirilis secara resmi ke pasar pada Oktober
2008. Telepon pertama dengan sistem operasi Android tersebut adalah HTC Dream yang
diikuti oleh pengembang telepon seluler lain yang menggunakan sistem operasi
open source Android 1.0 Astro tersebut.
Berikut ini macam-macam versi android yang
menyertai sejarah perkembangan sistem operasi Android sejak diperkenalkan ke
publik pada tanggal 5 November 2007.
Android Beta
Android Beta merupakan versi pertama
sistem operasi Android yang dirilis oleh Google; tepatnya pada tanggal 5
November 2007. Ini merupakan versi resmi yang diperkenalkan ke publik setelah
Google mengaukuisisi Android, Inc pada tahun 2005.
Sesaat setelah diperkenalkannya sistem
operasi Android Beta; Google merilis Software Development Kit atau SDK dari sistem operasi Android pada 12 November.
Sebagai sistem operasi open source; pihak Google merilis kode pemrograman
sistem operasi Android di bawah lisensi Apache dan dapat digunakan oleh
siapapun untuk mengembangkan sistem operasi serta aplikasi yang dijalankan pada
sistem operasi tersebut.
Android versi 1.x
Sistem operasi Android resmi yang
digunakan pada perangkat telepon seluler berbasis Android pertama adalah Android 1.0 Astro. Android 1.0 Astro pertama kali dipasang pada telepon
seluler HTC Dream; sistem operasi ini pertama kali diperkenalkan pada 23 September
2008. Nama Astro kemudian dihilangkan karena masalah hak cipta.
Android 1.1 Bender merupakan
versi update yang dirilis pada 9 Februari 2009; nama Bender kemudian juga
dihilangkan karena masalah hak cipta. Ponsel T-Mobile G1 merupakan perangkat
yang menggunakan sistem operasi ini.
Android 1.5 Cupcake merupakan versi android selanjutnya dari sistem operasi
Android; ini merupakan awal dari era penamaan sistem operasi Android dengan
menggunakan nama dessert atau makanan pencuci mulut.
Sebagai versi resmi yang ketiga; dipilih
nama Cupcake yang menggunakan abjad awalan C. Sistem operasi Android ini dibuat
berdasarkan kernel Linux 2.6.27 dan pertama kali dirilis pada 30 April 2009.
Terdapat beberapa fitur baru termasuk widget yang dapat diubah ukurannya serta
kemampuan mengunggah video dan gambar ke Youtube dan Picasa.
Android 1.6 Donut dirilis pada 15 September 2009; fitur pencarian
ditambahkan pada update sistem operasi ini serta desain interface yang lebih
mudah dipahami. Versi android ini juga merupakan sistem operasi Android pertama
yang dapat dikombinasikan dengan teknologi CDMA/EVDO, 802.1x, VPNs dan juga
layar WVGA.
Android versi 2.x
Android 2.0/2.1 Eclair pertama kali dirilis pada 9 Desember 2009; terdapat
peningkatan pada optimasi perangkat keras serta adanya Google Maps 3.1.2 serta
penambahan browser dengan basis HTML5. Fitur lampu kilat untuk kamera hingga
3,2 MP serta digital zoom dan juga koneksi Bluetooth 2.1 telah ditambahkan pada
versi ini.
Android 2.2 Froyo atau Frozen Yoghurt dirilis pada tanggal 20 Mei 2012 dan terpasang pada
smartphone Google Nexus One. Versi ini dapat menjalankan aplikasi Adobe Flash
Player 10.1 serta menyertakan kemampuan menggunakan kartu memori SD untuk
menyimpan aplikasi. Versi ini sempat mengalami dua kali update dengan
dirilisnya Android versi 2.2.1 hingga versi 2.2.3.
Android 2.3 Gingerbread pertama kali dirilis pada 6 Desember 2010; perkembangan
pesat terjadi pada update kali ini dengan optimasi kemampuan aplikasi serta
game serta disertakannya Near Field Communication. Dukungan untuk penggunaan
layar WXVGA serta perkembangan hingga dirilisnya versi 2.3.7 membuat era
Gingerbread menjadi era perkembangan pesat Android yang disertai dengan jumlah
pengguna terbanyak dibandingkan versi - versi android sebelumnya.
Android versi 3.x
Sistem operasi Android 3.0 Honeycomb dan Android 3.1 Honeycomb dirilis untuk pertama kali
pada 22 Februari 2011; sistem operasi Android ini pertama kali dipasang pada
Motorola Xoom. Tidak seperti sistem operasi Android yang sebelumnya; Versi
android 3.x Honeycomb dikembangkan secara khusus untuk melakukan optimasi
fungsi dan aplikasi pada PC tablet.
Android versi 4.x
Sistem operasi Android 4.0 Ice Cream Sandwich merupakan generasi Android selanjutnya; sistem operasi
Android ini pertama kali diperkenalkan pada 19 Oktober 2011 dan Samsung Galaxy
Nexus menjadi smartphone pertama yang menggunakan sistem operasi ini.
Sistem operasi ini dikembangkan untuk
menjadi versi update dari sistem operasi Android sebelumnya; secara teori semua
perangkat telepon seluler yang menggunakan Android Gingerbread dapat diupgrade
menjadi menggunakan sistem operasi Android Ice Cream Sandwich.
Sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean merupakan lanjutan dari pengembangan sistem operasi Android sebelumnya; sistem operasi ini memiliki beberapa keunggulan yang tidak dimiliki oleh sistem operasi versi sebelumnya serta menawarkan beberapa fitur baru.
Pembaruan pada sistem input keyboard, tampilan baru pada fitur pencarian dan Voice Search serta tampilan interface yang lebih mudah dipahami dan digunakan.
Penambahan fitur Google Now menjadi sebuah
lompatan besar pada sistem operasi Android 4.1 Jelly Bean ini; Google Now dapat
memberikan berbagai macam informasi terkini seperti kondisi cuaca, kepadatan
lalu lintas hingga informasi populer seperti hasil pertandingan bola basket dan
sepak bola. Sistem operasi ini pertama kali digunakan pada tablet buatan Asus
yaitu Google Nexus7.
Android 4.2 Jelly Bean merupakan versi update dari versi android 4.1; terdapat
beberapa perbaikan dan penambahan fitur seperti adanya fitur photosphere untuk
menangkap gambar panorama serta screensaver Daydream. Beberapa fitur fungsional
seperti power control, mengunci layar widget serta menjalankan beberapa user
pada PC tablet menjadi beberapa penambahan pada update sistem operasi Android
ini. Android 4.2 Jelly Bean pertama kali dipasang pada LG Google Nexus 4.
Android 4.3 Jelly Bean pertama kali dirilis pada 24 Juli 2013 dan pertama kali
dipasang pada tablet Nexus 7; versi update dengan perbaikan pada beberapa bug
kemudian dirilis pada 22 Agustus.
Android 4.4 KitKat pertama kali dirilis pada 3 September 2013; sebelumnya sistem
operasi Android ini diberi nama Key Lime Pie dan kemudian diubah karena nama
tersebut kurang populer. Sistem operasi ini sempat dikabarkan menjadi Android
versi 5.0 namun ternyata hanya menggunakan nama baru KitKat; sistem operasi
Android ini pertama kali digunakan pada Nexus 5.
Android versi 5.x
Sistem operasi Android
5.0 Lollipop pertama
kali dirilis pada 25 Juni 2014; sebelumnya sistem operasi ini diperkenalkan
dengan kode Android L. Update penggunaan sistem operasi Android dari versi
sebelumnya ke versi 5.0 pertama kali dibuka pada 12 November 2014. Interface
baru digunakan serta beberapa perbaikan pada akses notifikasi yang lebih mudah.
Perubahan paltform dengan Android Runtime menggantikan Dalvik dilakukan guna
meningkatkan performa aplikasi dan juga mengoptimalkan konsumsi energi dari
baterai.
Android 6.0 Marshmallow
Pertama kali dikenalkan pada may 2015 dengan kode name ‘Android M’ yang kemudian dirilis secara resmi pada oktober 2015. Marshmallow merupakan pengembangan dari android Lollipop salah satu kelebihannya mampu menjaga konsumsi baterai yang lebih hemat.
Pertama kali dikenalkan pada may 2015 dengan kode name ‘Android M’ yang kemudian dirilis secara resmi pada oktober 2015. Marshmallow merupakan pengembangan dari android Lollipop salah satu kelebihannya mampu menjaga konsumsi baterai yang lebih hemat.
Android Nougat
Beragam peningkatan fitur dan kemampuan menghiasi kehadiran Android N yang menjadi penerus Versi Android Marshmallow. Salah satunya adalah Multi-Window yang memungkinkan pengguna handphone android membuka dua aplikasi sekaligus secara split screen.
Nama Nougat diambil dari makanan penutup khas dari daratan Eropa yang berupa campuran telur kocok, gula/madu, dan kacang (almond, pistachio, atau hazelnut), biasanya berbentuk batangan seperti coklat kacang kemasan.
Android 7.0 Nougat sendiri mulai dikembangkan pada Maret 2016 dan Rilis Akhir tahun 2016. Peningkatan kemampuan untuk menghemat baterai menjadi salah satu fitur yang paling dibutuhkan sebagian besar pengguna handphone android. Fitur Doze Mode dapat mengatur penggunaan baterai dengan cara membatasi aktifitas aplikasi yang bekerja dibelakang layar ketika layar mulai padam.
Android 8.0 Oreo
Android Oreo hadir dengan keunggulan yang Smarter, Faster, dan lebih Powerfull dari versi sebelum-sebelumnya.
Fitur baru yang diunggulkan adalah Picture-in-picture dan Autofill yang dapat membantu pengguna Smartphone Android menavigasi tugas dengan mulus.
Fitur Picture-in-picture memungkinkan anda melihat dua aplikasi sekaligus ditambah lagi Supersonic Speed membuat anda dapat membuka tugas baru dengan lebih cepat.
Android 8.0 digambarkan sebagai Super hero yang sedang dalam misi penyelamatan.
Perjalanan yang cukup panjang untuk sebuah Operating System. Tentu perkembangannya tidak akan berhenti dan akan terus berlanjut setidaknya hingga huruf "Z" jika dilihat dari sejarah penamaannya yang mengikuti urutan abjad.
Mungkinkah Versi android selanjutnya akan menggunakan nama makanan penutup atau jajanan dari Indonesia seperti Android Lemper?. Pasti akan laris dipasaran.
Beragam peningkatan fitur dan kemampuan menghiasi kehadiran Android N yang menjadi penerus Versi Android Marshmallow. Salah satunya adalah Multi-Window yang memungkinkan pengguna handphone android membuka dua aplikasi sekaligus secara split screen.
Nama Nougat diambil dari makanan penutup khas dari daratan Eropa yang berupa campuran telur kocok, gula/madu, dan kacang (almond, pistachio, atau hazelnut), biasanya berbentuk batangan seperti coklat kacang kemasan.
Android 7.0 Nougat sendiri mulai dikembangkan pada Maret 2016 dan Rilis Akhir tahun 2016. Peningkatan kemampuan untuk menghemat baterai menjadi salah satu fitur yang paling dibutuhkan sebagian besar pengguna handphone android. Fitur Doze Mode dapat mengatur penggunaan baterai dengan cara membatasi aktifitas aplikasi yang bekerja dibelakang layar ketika layar mulai padam.
Android 8.0 Oreo
Android Oreo hadir dengan keunggulan yang Smarter, Faster, dan lebih Powerfull dari versi sebelum-sebelumnya.
Fitur baru yang diunggulkan adalah Picture-in-picture dan Autofill yang dapat membantu pengguna Smartphone Android menavigasi tugas dengan mulus.
Fitur Picture-in-picture memungkinkan anda melihat dua aplikasi sekaligus ditambah lagi Supersonic Speed membuat anda dapat membuka tugas baru dengan lebih cepat.
Android 8.0 digambarkan sebagai Super hero yang sedang dalam misi penyelamatan.
Perjalanan yang cukup panjang untuk sebuah Operating System. Tentu perkembangannya tidak akan berhenti dan akan terus berlanjut setidaknya hingga huruf "Z" jika dilihat dari sejarah penamaannya yang mengikuti urutan abjad.
Mungkinkah Versi android selanjutnya akan menggunakan nama makanan penutup atau jajanan dari Indonesia seperti Android Lemper?. Pasti akan laris dipasaran.
Sekian. Semoga bermanfaat
https://www.capuraca.com/2015/01/sejarah-perkembangan-sistem-operasi-android.html













Komentar
Posting Komentar